Brief Implementasi

Cek & Monitor
Pelaksanaan Program Kerja

Membantu pimpinan dan tim memonitor pelaksanaan program sekaligus melakukan pengecekan pada bagian-bagian yang perlu dipastikan.

Dua pertanyaan utama
Bagaimana pelaksanaan program sedang berjalan?

Apakah pelaksanaannya sesuai dengan yang seharusnya?
Gambaran Implementasi

Bukan hanya melihat KPI.

DGeoMonitoring melihat pelaksanaan program dari dua sisi yang saling melengkapi. Keduanya tetap berada dalam satu alur monitoring program kerja.

1

Progress / Performance

Perkembangan program, kegiatan, target, milestone, indikator, dan kondisi pelaksanaan.

2

Conformance / Kesesuaian

Apakah pelaksanaan sesuai dengan aturan, SOP, kebijakan, KAK/TOR, kontrak, spesifikasi, rencana, jadwal, atau acuan relevan lainnya.

Dari Program Sampai Hal yang Perlu Dicek

Dimulai dari pekerjaan, bukan dari AI.

Program KerjaKegiatan / AktivitasSubjectConcernCheck

Subject

Objek atau bagian pelaksanaan yang sedang diperhatikan.

Concern

Menjawab pertanyaan sederhana:

“Apa yang ingin dipastikan?”

Tim tidak perlu meminta AI untuk “cek semuanya”. Tim menentukan bagian yang memang perlu dipastikan.

Proses Pengecekan

Bahasa kerja yang natural.

Pengguna tidak perlu memahami prompt, chatbot, context window, atau cara kerja teknis AI.

1Apa yang ingin dipastikan?
2Mau dicek dari sisi apa?
3Dibandingkan terhadap apa?
4Data atau bukti apa yang digunakan?
5Apakah ada fokus atau batas tertentu?
ConcernContextModeCheck BasisEvidenceCheck
Check Basis

Acuan pemeriksaan ditentukan manusia.

AI tidak dibiarkan menentukan sendiri acuan yang dianggap berlaku. Tim memilih atau mengonfirmasi acuan yang memang relevan untuk Check tersebut.

AI boleh membantu menemukan kemungkinan acuan lain, tetapi manusia menentukan acuan yang dipakai dalam pemeriksaan.

Contoh acuan
PeraturanKebijakanSOPKAK / TORKontrakSpesifikasiRencanaTargetJadwalKeputusan

Versi dan masa berlaku ikut diperhatikan. Acuan terbaru tidak otomatis dianggap berlaku untuk seluruh kejadian historis.

Evidence

Pemeriksaan berbasis bukti.

Evidence dapat berasal dari dokumen internal, data operasional, laporan, hasil lapangan, sumber publik, dan evidence lain yang relevan.

Keberadaan sebuah dokumen tidak otomatis berarti dokumen tersebut dipakai pada setiap pemeriksaan. Tim menentukan evidence yang relevan untuk Check yang sedang dilakukan.

Context yang jelas + Mode yang jelas + Acuan yang jelas + Evidence yang jelas
AI bekerja dalam kerangka yang ditentukan, bukan berdasarkan tebakan.
AI Check

AI membantu memeriksa. Hasilnya tetap terbuka untuk ditelusuri.

Observation

Apa yang ditemukan dari data dan evidence.

Check Result

Hasil pemeriksaan sesuai tujuan Check.

Basis Used

Acuan dan versi yang digunakan.

Evidence Used

Evidence yang benar-benar digunakan.

Discrepancy

Perbedaan atau indikasi yang ditemukan.

Missing & Uncertainty

Informasi yang belum tersedia dan hal yang belum dapat dipastikan.

Jika evidence belum cukup, AI tidak dipaksa mengambil kesimpulan.

“Belum dapat dipastikan.” · “Memerlukan review lebih lanjut.”
Human Review

AI tidak menentukan keputusan.

AI tidak menentukan seseorang bersalah, tidak menentukan tindak pidana, dan tidak menggantikan auditor, APIP, ahli hukum, profesional, atau kewenangan pejabat yang berwenang.

Reviewer dapat:

  • Accept — menerima hasil sebagai bahan pemeriksaan.
  • Modify / Add — menambahkan atau mengoreksi berdasarkan review.
  • Request Evidence — meminta bukti atau data tambahan.
  • Request Re-check — meminta pemeriksaan ulang.
  • Reject Finding — menolak finding dengan alasan tercatat.
  • Create Finding — menetapkan finding dari hasil yang sudah direview.

AI membantu memeriksa. Manusia memahami konteks, melakukan review, dan menentukan tindakan.

Finding & Follow-up

Tidak berhenti pada “ada temuan”.

CheckReviewFindingFollow-upEvidence PenyelesaianRe-check

Follow-up mencatat apa yang perlu dilakukan, siapa yang bertanggung jawab, target penyelesaian, status, catatan, dan evidence penyelesaian.

Check Cycle

Setiap pemeriksaan memiliki histori.

Hasil lama tidak ditimpa ketika kondisi berubah. Setiap cycle tetap dapat ditelusuri.

Cycle #1
Pemeriksaan awal
Cycle #2
Evidence tambahan tersedia
Cycle #3
Tindak lanjut sudah dilakukan
Cycle #4
Verifikasi penyelesaian
Executive Monitoring

Ringkas di depan. Bisa ditelusuri ketika diperlukan.

Pimpinan dapat melihat perkembangan program, hal yang membutuhkan perhatian, hasil yang belum pasti, finding terbuka, serta tindak lanjut yang sedang berjalan atau terlambat.

Program → Activity → Subject → Concern → Check → Check Cycle
→ Mode → Check Basis → Evidence → AI Result → Human Review
→ Finding → Follow-up

Pimpinan tidak hanya melihat hasil. Pimpinan dapat men-trace bahwa pengecekan benar-benar dilakukan dan atas dasar apa hasil tersebut dibuat.

Dua Dimensi

Progress dan kesesuaian tetap dibedakan.

Progress / Performance

“Bagaimana pelaksanaan program berjalan?”

Conformance / Kesesuaian

“Apakah pelaksanaannya sesuai dengan yang seharusnya?”

Keduanya tidak dilebur menjadi satu skor. Program dapat berjalan baik dari sisi progress tetapi masih memiliki bagian yang perlu direview dari sisi kesesuaian, atau sebaliknya.

Implementasi Tahap 0

Satu platform, satu alur data.

Web Admin

User, role/permission, Reference Library, konfigurasi dan operasi AI, serta audit.

Web Frontend

Program, kegiatan, subject, concern, check, review, finding, follow-up, dan Executive Monitoring.

API Backend

Kontrak proses dan data yang sama, termasuk kesiapan untuk frontend mobile berikutnya.

Functional Demo Tahap 0
Program → Activity → Subject → Concern → Context → Mode → Check Basis → Evidence
→ AI Check → AI Result → Human Review → Finding → Follow-up → Re-check → Executive Monitoring
Posisi DGeoMonitoring

Bukan sekadar dashboard KPI.
Bukan chatbot pemeriksa dokumen.

DGeoMonitoring adalah lingkungan kerja untuk membantu pimpinan dan tim melakukan cek dan monitor terhadap pelaksanaan program kerja secara terstruktur, bertahap, berbasis evidence, dan dapat ditelusuri.

AI berada di dalam proses tersebut sebagai mesin bantu. Keputusan tetap berada pada manusia dan kewenangan yang sesuai.

Program FirstConcern Before CheckContext Before AIMode Before AnalysisBasis Before ConclusionEvidence Before FindingUncertainty Must Be VisibleHuman ReviewTrace EverythingFollow Through